Jumat, 04 Januari 2013

Musim Haji, Perusahaan Cargo Panen






Banyaknya jamaah haji Indonesia yang membeli oleh-oleh bagi sanak keluarga di tanah air, memberikan keuntungan bagi perusahaan kargo.Keuntungan Perusahaan jasa pengiriman barang-kargo, khususnya di Madinah Arab Saudi bisa mencapai 800-900 persen dibanding hari biasa.

Pegawai perusahaan Jasa Kargo Farhan, Jimmy Al Farhan mengatakan, untuk pengiriman barang pada musim haji ini, baik gelombang satu dan 2 bisa mencapai berat 80-90 ton. 
"Dihari biasa 1 minggu paling 3-4 ton dan untuk 1 bulan paling 10 ton, kalo musim haji bisa mencapai 80-90 ton," tegasnya.


Packing barang 


Di Madinah Arab Saudi, Jimmy menjelaskan, untuk total biaya pengiriman dan pendapatan dari jamaah untuk jasa pengiriman laut dan udara selama musim ini mencapai 850 ribu riyal atau sekitar Rp2 miliar. 

"Untuk gelombang pertama, 500 ribu riyal atau setara Rp1 miliar dan gelombang 2 sekitar 300-350 ribu riyal," jelas Jimmy AL Farhan.
Jimmy menambahkan, jika dibandingkan hari biasa jauh berbeda, diluar  musim haji, untuk 1 minggu 3-4 ton atau satu bulan hanya 10 ton. "Musim haji ini, gelombang pertama Alhamdulillah mencapai 60 ton, gelombang 2 belum dihitung ya sekitar 40-an," tambahnya.Disisi lain, Jimmy al Farhan mengatakan, pada musim haji ini, pengiriman barang dari jamaah reguler lebih banyak dari ONH plus. 


Foto kru Alfarkhan di Madinah

Disisi lain, Jimmy al Farhan mengatakan, pada musim haji ini, pengiriman barang dari jamaah reguler lebih banyak dari ONH plus. 

"Haji reguler kargonya tambah banyak, justru yang menurun drastis dari ONH plus. Biasanya 1 travel bisa 2-3 ton tahun ini, paling banyak 1 ton. Tapi haji reguler pada tahun ini meningkat, hanya untuk 1 KBIH bisa mencapai 2 ton," imbuhnya.

Foto Jimmy bersama opick Di Madinah


Jimmy juga mengungkapkan  untuk 3 tahun terakhir ini, ada larangan air jam-jam dan karpet untuk dikirim ke tanah air. Perusahaan kargo yang dikelolanya juga mengeluhkan adanya penahanan barang kiriman oleh Bea Cukai dengan berbagai alasan. 

"Penahanan ini merugikan, karena terkait masalah waktu pengiriman yang terlambat, juga adanya tambahan dana untuk melepaskan barang kiriman," keluhnya.

Menurut Jimmy, jika pihaknya tidak sanggup, maka konsumennya yang harus mengurus sendiri barangnya, baik melalui jalur laut pelabuhan atau di bandara seperti Bandara Sukarno Hatta. 

"Konsumen ngurus sendiri, dan ada yang dikenakan dari 1 juta hingga puluhan juta oleh Bea Cukai," tutupnya.

Sumber Resmi : SindoNews

Cargo Alfarkhan Cabang ALQASSIM
Jimmy Farhan : 0554906172 Atau  0551785418
Unaezah-ALQASSIM
Facebookhttp://www.facebook.com/farhan.jimmy
                     

0 komentar:

Poskan Komentar